Senin, 06 Oktober 2014

Alhamdulillah. Dengan Rahmat Allah yang Maha Kuasa, kami segenap pengurus Redaksi PERS JURNAL MAHASISWA INDEPENDEN STAIN Malikussaleh Lhokseumawe mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Mahasiswa/i  yang telah mendukung terbentuknya PERS kampus ini..
Media ini dibentuk secara sederhana tanpa perayaan khusus sebagaimana diresmikannya lembaga-lembaga lain, dan karena itu para anggotanya pun adalah para mahasiswa relawan-relawan pers yang memang mempunyai minat besar dalam dunia pers..

Adapun motif didirikannya PJMI ini atas dasar rasa haus akan berita taupun info dalam ruang gerak lingkungan kampus..

Alasannya sederhana, begitu banyak even, ataupun peristiwa yang yang dilakukan Mahasiswa yang berpotensi sebagai berita tapi malah terbuang begitu saja tanpa ada liputan apa-apa. Bahkan kadang-kadang berita kampus kita duluan diberitakan oleh Koran-koran Lokal ataupun Portal-portal berita online sebelum kita tahu informasi tersebut langsung dari pihak yang bersangkutan di lingkup kampus.
Kemana Mahasiswa di Kampus kita? Apa tidak adakah wadah untuk menampung para generasi-generasi calon “Kuli Tinta” di STAIN MALIKUSSALEH ini??

Jika memang LEMBAGA PERS KAMPUS itu tidak ada, maka untuk apakah adanya JURUSAN DAKWAH dengan embel-embel KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM yang katanya bertujuan untuk melahirkan Wartawan-wartawan yang Islami itu?
Setelah Redaksi menilik dan mencari tahu kesana sini, ternyata lembaga ini ada, kami terkejut !
ada komentar salah satu senior kami yang beliau mengatakan; “Lembaga Pers itu ada, Hanya saja Mahasiswanya yang tidak ada, entah karena kurangnya minat Mahasiswa atau tidak adanya pengkaderan ini bisa saja menjadi sebuah Alasan”.
Lembaga apakah itu? Namanya LDK-Alfuqan & Lembaga Mahasiswa Dakwah El-Bayaan, dulunya kedua lembaga ini mengeluarkan output berupa Koran/ Tabloid kampus. Yang menjadi pertanyaannya,  kemanakah dua lembaga yang namanya sangat bernuansa Islami tersebut?

UKM LDK-Alfuqan & LP El-Bayaan yang dahulunya menjadi ujung tombak Mahasiswa/i yang aktif dibidang jurnalistik dan bermain di Lingkungan kampus ini kini Mati Suri, bisa dikatakan sama sekali tidak ada daya ataupun upaya untuk berdiri. Hingga timbul suatu prasangka dibenak Kami Mahasiswa, apakah penyebab berhentinya denyut nadi kedua lembaga Pers Kampus tersebut? Mungkinkah diakibatkan oleh tersendatnya Dana, tidak adanya pengkaderan atau bisa saja penyebab terbesarnya adalah matinya daya kreatifitas yang diakibatkan rasa bosan atau tidak dihargai? Wallahu A’alam..

Namun, jika berbicara tentang tersendatnya dana, bisa jadi ini sebuah lelucon bagi kita Mahasiswa dikasta bawah.  Sebagai mana kita ketahui bersama, setiap lembaga atau UNIT KEGIATAN KAMPUS (UKM) di STAIN MALIKUSSALEH selalu mendapatkan kucuran dana setiap tahunnya. Jadi jika ada Rombongan Mahasiswi LDK berjilbab panjang menutupi seluruh badan yang mengatakan, “Kami kekurangan Dana!” jelas ini adalah sebuah “Hoax (omong kosong.red), sama sekali tidak logis untuk diterima oleh akal”
 Dengan bantuan kucuran dana dari kampus setiap tahunnya (Dana kegiatan untuk setahun), apa tidak mampukah kedua lembaga tersebut menghasilkan satu saja karya Jurnalistik yang bisa membuat seluruh Mahasiswa kita tersenyum?. Baiklah, Satu koran saja dalam setahun, hanya sekedar untuk menutupi gerahnya kami akan aktivitas jurnalis di Area Kampus ini, saya rasa ini bukan permintaan sulit sesulit Permintaan Harun Al-Rasyid kepada Abu Nawas untuk memindahkan istana Raja ke puncak gunung Baghdad.
Ingatlah kawan, Efektivas lembaga tempat anda bernaung harusnya mencakupi seluruh kampus, bukan hanya berdiam diri berlari-berlari di satu gedung jurusan saja !!
Apkah dikampus ini sudah terbentuknya kasta-kasta sehingga setiap jurusan memiliki tingkat-tingkat yang tidak setara? Tentu saja tidak ada bukan.

Atas dasar inilah kami mengajak kawan-kawan Mahasiswa, marilah mulai sekarang kita cukupkan berdiam diri menunggu orang lain bertindak, karena tidak ada gunanya kita berharap kepada kedua Lembaga Pers Kampus tersebut, biarkan yang lain bermandikan uang, dan sebaliknya, kita bermandikan berita !!
Sebenarnya, Tidak ada secuil makna pun jika kami merongrong disini, bisa saja yang bersangkutan tidak dapat menjangkau isi tulisan ini, jika pun ada salah satu dari mereka membaca tulisan kami ini semoga saja ini bisa menjadi penyemangat atau bahan bakar untuk terus merebus kreatifitas  mereka, Salam Mahasiswa! .

Sedikit penjelasan, PJMI ini bersifat independen, artinya kami tidak berdiri ataupun terikat dengan lembaga-lembaga lainnya dilingkungan Kampus STAIN Malikussaleh Lhokseumawe,  kami tidak sekali-sekali mengharapkan kucuran dana tiap tahunnya dari kampus. Kami disini tidak memiliki kontrol bahasa ataupun kontrol opini, karena kami disini tidak untuk menjaga hati atau perasaan bagi siapa saja yang bertentangan dengan kode etik. Kami disini tidak untuk mengenal siapa pangkat anda, sesempurna apa ras anda, semegah apa suku bangsa anda, atau setinggi apa jabatan anda ataupun orang tua anda !!
Karena kami murni ingin mengkritik dan memberitakan fakta tanpa adanya rasa ketakutan. Alasannya karena keringat dibadan diciptakan Tuhan bukan untuk Rasa Ketakutan, melainkan untuk kelelahan dan kepuasan jiwa.
PJMI hadir disini murni untuk cita-cita kami sebagai wartawan, karena dengan beginilah kami menemukan jati diri kami sebagai Calon Wartawan masa depan, Amiin.



Redaksi PERS JURNAL



0 Tanggapan:

Posting Komentar